Awalnya aku kira ini buku motivasi yang bagus banget, eh ternyata bener. hehehe
Sekilas Tentang Buku Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa - apa
Pernahkah kamu mendengar idiom Fomo / Fear of Missing Out. Itu adalah idiom yang digunakan untuk menyebut sifat takut ketinggalan dari yang lain. Fomo adalah sejenis sindrom yang pengidapnya merasa takut tertinggal dalam banyak hal. Perasaan yang muncul adalah jika tidak mengikuti perkembangan akan merasa cemas dan khawatir.
Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa - apa adalah salah satu buku yang membahas bagaimana menanggapi Fomo. Dari 10 halaman pertama sudah ketahuan, "Ini adalah buku panduan anti Fomo yang kena banget".
Kekhawatiran - kekhawatiran akan masa depan adalah apa membuat Alvi Syahrin menulis buku Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa - apa ini.
Kekhawatiran saat melihat teman yang sudah sukses duluan maupun menikah duluan, khawatir mau jadi apa, kuliah apa, kerja apa, dipandang seperti apa oleh orang lain. Ia mungkin mengalami hal tersebut dan aku juga mengalaminya dulu. Meskipun sekarang sudah lebih bisa tenang, tapi aku masih sangat memahami apa yang ingin disampaikan oleh penulis.
Selain itu dibahas pula tentang bagaimana tekanan demi tekanan datang dari orang sekitar kita, tapi buku ini seakan berkata "percayalah selalu ada hal yang bisa kita lakukan dalam kondisi - kondisi tersebut agar tetap tenang dan bersyukur menjalani hidup dalam kebahagiaan".
Buku Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa - apa cocok dibaca untuk siapa?
Buku ini recommended banget buat kamu yang ingin mengejar masa depan, memilih jurusan kuliah, bekerja ataupun menikah. Ada berbagai saran adem yang bisa menenangkan api ketidak tahuan dalam diri agar bisa lebih bijak dalam membuat pilihan untuk maju menuju kesuksesan.
Yang aku suka dari buku ini
Yang aku suka, buku ini cukup realistis, mungkin karena aku juga mengalami Fomo dulunya, tapi percayalah setiap orang memiliki Fomo dalam tingkatannya masing - masing. Tinggal bagaimana kita menyikapinya dan buku ini mencontohkan sikap yang realistis untuk mengatasi sindrom Fomo.
Penutup
Sebagai penutup, seperti biasa belilah buku originalnya, untuk mendukung penulis yang dengan susah payah membagikan ilmunya untuk kita. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa share ke teman - teman kamu yang membutuhkan rekomendasi buku ini. Sampai ketemu di review buku selanjutnya.

0 Comments