Alih - alih mengajarkan fokus belajar pada satu bidang, buku Range malah mengajarkan bahwa mempelajari banyak bidang justru akan membawa hasil belajar yang optimal.
Saat banyak orang berkata "fokuslah pada satu bidang", buku Range malah memberikan contoh bahwa banyak pencapaian orang besar dicapai tidak dengan fokus pada satu bidang, misalnya Vincent Van Gogh dan Roger Federer adalah dua kisah dalam buku ini yang paling berkesan buatku.
Lukisan Vincent Van Gogh yang saat ini dihargai 1 Triliun Rupiah menurut buku ini, tidak tercipta dari ia belajar melukis secara konsisten dengan satu jenis metode melukis. Malahan ia menjebol pola pikir pelukis hebat di masanya dengan melukis tidak seperti orang lain lakukan dan Vincent Van Gogh sering sekali beralih - alih bidang. Orang seperti Vincent Van Gogh ini disebut sebagai para generalis.
Mau tau bagaimana sih pola pikir orang - orang generalis itu?
Buku Range ini mungkin bisa membantu menjawabnya :
![]() |
| Cover Buku Range |
Judul Buku : Range (Mengapa menguasai beragam bidang bisa membuat kita lebih unggul di dunia yang mengedepankan kekhususan bidang)
Author : David Epstein
Genre : Buku Pendidikan
Sekilas Tentang Buku Range
Buku Range bisa dibilang adalah kumpulan cerita dan hasil riset yang dituliskan oleh penulis untuk menjelaskan kepada kita bagaimana cara berpikir manusia spesialis yang berfokus pada satu bidang dan generalis yang lebih kreatif, gesit dan mampu membuat kaitan - kaitan yang tidak bisa dilihat oleh para spesialis.
Mungkin kamu sering mendengar bahwa memulai sejak dini adalah hal yang penting. Orang tua sering senang melihat si anak akan menjadi apa di masa depan sejak dini, kita sering pula menanyakan cita - cita si anak sejak dini.
Padahal menurut hasil riset di buku karangan David Epstein ini, tidak selalu seperti itu penyebab seseorang mendapatkan hasil optimal jangka panjang. Ada proses yang lebih acak daripada terstruktur dengan waktu yang begitu cepat seperti itu.
Kisah Roger Federer dan Vincent Van Gogh
Dalam buku ini dibahas ketika banyak orang berkata untuk konsisten pada satu bidang, ternyata Roger Federer menggeluti berbagai macam olahraga selama masa mudanya, jadi ia tidak fokus pada dunia tenis saja.
Ternyata sebelum menjadi pelukis, Vincent Van Gogh pernah menjadi guru bahasa, menjadi calon pendeta, hobi jalan - jalan gak jelas, mengamati benda - benda tanpa kejelasan mau ngapain, belajar berbagai macam jenis lukisan, gambarnya dianggap seperti gambar anak usia 10 tahun, sampai akhirnya ia menemukan cara melukisnya sendiri.
Dan ternyata para penemu yang paling berdampak dari atlet sampai peraih nobel banyak yang tidak belajar dari satu jenis bidang saja.
Buku Range menurutku
Buku Range menjelaskan bahwa hasil dari apa yang kita pelajari sebenarnya tidak selalu bisa dilihat dalam jangka pendek.
Ketika seorang anak berhasil menguasai suatu bidang dalam waktu singkat di usia dini, bukan berarti ia akan sangat ahli di bidang itu di masa depan.
Buku ini pula yang memberikan jawaban kepadaku tentang kenapa bisa ada anak yang dianggap tidak akan sukses di masa depan pada akhirnya sukses besar dan berbagai hal yang dianggap problem dalam dunia pendidikan sebenarnya justru sebuah potensi yang berlimpah namun tidak kita sadari manfaatnya.
"hidup tidak sesempit bodoh dan pintar saat masih berusia dini" Kataku setelah membaca buku ini. Hehehe
Dengan penjelasan yang begitu detail bersama data - data, buku Range sebenarnya agak sulit dipahami bagi kaum yang tidak suka menikmati membaca buku secara perlahan. Menurutku berbagai data di buku Range hanya bisa dipahami dengan kerelaan membuka pikiran dan kesabaran.
Siapa yang cocok membaca buku Range?
Buku ini aku rekomendasikan untuk kamu yang serius belajar tentang pola pikir kesuksesan jangka panjang manusia. Tapi untuk kamu yang ingin instan, sepertinya buku ini kurang cocok untukmu. Aku pun menganggap bahwa buku ini termasuk cukup berat dan sangat berbobot, tapi sebanding dengan manfaatnya bagi yang pikirannya terbuka dan mau bersabar.
Awalnya aku berencana memasukkan buku Range ke jenis buku pengembangan diri, tapi melihat pembahasan di dalamnya sangat cocok dengan dunia pendidikan, aku pun memilih memasukkan buku Range ke jenis buku pendidikan.
Semoga kamu bisa menemukan manfaat dari review / resensi buku Range ini ya, Salam.

0 Comments