Ini bukan buku cara ternak ubur - ubur ya. Ubur - Ubur Lembur adalah Novel Karya Raditya Dika yang dirilis pada tahun 2018.

Kalau kamu mau tau bagaimana Raditya Dika menjalani kehidupannya sebagai penulis, komika maupun sutradara dari sisi yang tak pernah dibahas media mainstream, buku ini cocok buatmu.

Novel Ubur - ubur Lembur ini berisi tentang pelajaran hidup yang didapatkan Raditya Dika selama menjalani karirnya. Selama perjalanan menapaki karir itu juga Raditya Dika berperan sebagai sosok pendengar yang baik menurutku, karena pelajaran hidupnya banyak yang didapatkan dari mendengarkan orang - orang sekitarnya bercerita kepadanya.

Penasaran sama isi Novel Ubur - ubur Lembur? Berikut aku udah review bukunya :

review buku ubur - ubur lembur
Judul : Ubur - Ubur Lembur
Author : Raditya Dika
Genre : Komedi
Halaman : 231

Ubur - Ubur Lembur adalah Novel ke 8 karya Raditya Dika dan novel ini diterbitkan oleh Gagas Media pada tahun 2018. 

Sekilas Tentang Novel Ubur - Ubur Lembur

Novel bergenre komedi ini menceritakan pengalaman Raditya Dika belajar kehidupan dari hal yang ia cintai. 

Selama perjalanan itu pula ia menemukan kelucuan - kelucuan pada dirinya, orang sekitarnya, bahkan hantu di sekitarnya. Dari kisah keromantisan, kekonyolan, dan ke horror an, semua ada di buku ini.

Novel Ubur - Ubur Lembur menurutku

Novel Ubur - Ubur Lembur menceritakan bagaimana Raditya Dika menjalani apa yang ia cintai, terutama karirnya bersama dengan potongan - potongan kisah lucu di baliknya.

Ceritanya dibawakan dengan sangat ringan padahal ada kisah - kisah menyedihkan dan dramatis di dalamnya.

Dan yang paling aku suka adalah, ketika selama ini ia dikenal sebagai penulis dan komika, di novel ini Raditya Dika justru cenderung sebagai sosok pendengar yang baik. Ia mendengarkan dengan baik lalu merespon dengan cara yang kocak sehingga suasana yang tadinya tegang pun berubah menjadi suasana yang lebih cair.

Kelebihan Novel Ubur - Ubur Lembur

Seperti novel Raditya Dika yang lain, kelucuan - kelucuan tak bisa dibendung ketika buku ini sudah dibaca. Romantis, sedih, horror tapi konyol semua campur aduk dalam buku ini.

Gaya penulisan yang dramatis tapi kocak sampai bikin gulung - gulung di kasur memang sangat khas dalam buku - buku karya Raditya Dika. Jadi kamu tak perlu khawatir kalau sedang mencari buku komedia, buku ini sangat ringan, ga sampe sekilo kok.

Buku ini juga memiliki ilustrasi yang lucu, jadi kamu juga bisa membayangkan kejadian seperti apa yang ada dalam buku ini melalui ilustrasi - ilustrasi tersebut.

Kekurangan Novel Ubur - Ubur Lembur

Kisah - kisah yang dibawakan di buku ini terdiri dari ketika Radit masih kecil sebelum menginjak SD sampai dewasa dan jadi komika. Hanya saja, timelinenya dibuat acak, jadi rasanya seperti melompat kesana kemari. Pembaca mungkin akan merasa kesal karena harus dilempar kesana - sini.

Selain itu dengan ukuran novel yang tidak terlalu tebal alias 231 halaman, akhirnya kisah yang disampaikan pun banyak yang nanggung. Masih banyak sekali kisah yang membuat penasaran di novel ini. Aku cuma belum puaaaas Bang Radit.

Siapa yang cocok baca buku ubur - ubur lembur?

Buat kamu yang keseringan galau, coba deh baca buku ini dan temukan bagaimana Raditya Dika seakan merespon galaumu. Dan untuk kamu yang ingin mengenal kehidupan Raditya Dika dan orang - orang sekitarnya selama perjalanan menempuh hal yang ia cintai, aku juga merekomendasikan buku ini.

Pelajaran yang didapat dari Ubur - Ubur Lembur

Ada banyak hal yang aku dapatkan dari kisah perjalanan Raditya Dika di buku ini, tapi ada satu yang paling melekat di otakku adalah "Jadilah pendengar yang baik".

Menurutku bagaimana Raditya Dika tumbuh menjadi orang yang seperti sekarang banyak dipengaruhi oleh ia terbiasa menjadi pendengar yang baik. Sotoy banget ya aku.

Dari buku ini pula aku belajar bahwa kadang apa yang kita impikan sebenarnya tidak seindah apa yang kita bayangkan. Ada banyak hal yang kita harus rela lakukan dalam menempuh apa yang kita cintai. Bahkan bertemu hantu di tengah hutan sekalipun.